Nuansa Lebaran Masyarakat Bunut Haul Akbar di Bujuk Ahzab & Hosen

Selasa, 3 Mei 2022 16:38 WIB
Nuansa Lebaran Masyarakat Bunut Haul Akbar di Bujuk Ahzab & Hosen
Suasana Haul Akbar yang diselenggarakan di kampung Bunut Moktesareh Kedundung Sampang (Selasa 3 Mei 2022).

Brilian°Madura – Masih dalam nuansa lebaran 1443 H, kali ini kampung Bunut Moktesareh Kedundung Sampang Madura, mengadakan pengajian umum, serta memperingati haul bujuk Ahzab & bujuk Hosen.

Tentunya, masyarakat sekitar Bunut dan kampung lain sangat antusias menyambut kedatangan para ulama yang dihadiri oleh KH Hilmi Hanawi, Habib Abdurrohim Baraqbah, KH Kholil Yasin, dan KH Mubarok Thoyib.

Disamping mendapatkan pencerahan atas kedatangan ulama ini, masyarakat juga secara langsung menjadikan sebagai ajang silaturahmi, mengingat masih dalam suasana idul Fitri.

Dalam acara pembukaan yang sudah digelar semenjak Senin malam (2/5), masyarakat mengadakan hotmil qu’ran lantas dilanjutkan kembali Selasa siang yakni pengajian Akbar.

Masyarakat Bunut disuguhkan dengan tampilan Hadrah dan pembacaan Burdah yang dipimpin oleh Habib Baraqbah untuk menghangatkan suasana.

Tentunya dengan pembacaan syair syair yang dilantunkan oleh beliau secara khidmat dan khusyuk ini, mampu membuat masyarakat sekitar Bunut tak terasa air matanya menetes.

Usai melantunkan sholawat atas junjungan nabi besar Muhammad Saw, lantas dilanjutkan dengan pengajian yang dibawakan oleh KH Kholil Yasin.

Dalam ceramahnya, Kyai yang namanya sudah tersohor ini mampu menyuguhkan suasana yang bersahabat dan mampu mengundang tawa bagi masyarakat Bunut.

Beliau juga menandaskan bahwasanya usai menjalankan ibadah puasa selama 30 hari, kini adalah saatnya membersihkan diri yakni menyambut lebaran.

Dalam kesempatan itu pula, KH Kholil Yasin juga mengingatkan bahwasanya Bujuk Ahzab dan Hosen ini dahulu semasa hidupnya senantiasa taat dan patuh terhadap seluruh perintah Allah.

“Jadi makna sesungguhnya kita mengadakan Haul adalah mendekatkan diri kepada orang yang sudah mendahului kita, karena beliau ini semasa hidupnya dikenal dengan orang yang ahli ibadah, makanya kita disini untuk berharap syafaatnya,” ujar KH. Yasin Kholil.

Beliau juga menambahkan, bahwasanya Haul ini adalah hal yang sangat baik, disamping mengingatkan bahwasanya semua mahluk hidup ini nantinya kembali menghadap sang ilahi, maka juga bisa memperbaiki diri agar menjadi lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *