Brilian-news.id | TULUNGAGUNG – Sekelompok kaum melinial dan gen z, mulai menggali kemampuan dan keinginan para Paslon dalam membawa “Kota Marmer” semakin lebih baik dan tambah maju lagi. Tentu, dengan menggelar audensi dengan para Paslon mereka bakal tahu, yakni siapa sosok figur yang pantas dan mampu pimpin lima tahun kedepan untuk Tulungagung.
Dalam acara pembukaan uadensi yang gelar oleh sekelompok melinial, menurut Anwar selaku mediator, banyak hal yang perlu diperhatikan Paslon, khususnya potensi di Tulungagung.
Menurut Santoso dari Paslon SASA, banyak sekali potensi yang dimiliki Tulungagung, dan itu pun sangat luar biasa. Namun demikian, menurut Kang San, bila semua ini bisa dimaksimalkan dalam menggali potensi yang dimiliki, maka Tulungagung bakal lebih jauh serta bisa lebih meningkat.
Ditanya soal ekonomi kreatif serta soal industri pemasaran, yakni mereka perlu mendapatkan perhatian dan mendapat dukungan, bahkan perlu mendapatkan spot untuk keberadaan mereka.
Karena, menurut Kang San, bagaimanapun gen z ini adalah generasi penerus bangsa. Sehihingga, ketika salah dan keliru mengarahkan, tentunya akan berdampak kurang baik, khususnya terkait perkembangan digitalisasi dan lain sebainya.
“Terkait dengan wadah, tentunya kami Pasangan SASA akan memberikan yang terbaik untuk Tulungagung dan kami akan memberikan yang terbaik untuk gen z. Diantaranya adalah pengadaan program-program dan kegiatan yang berlatarbelakan generasi muda,” jawabnya.
Yang tak kalah menarik, pertanyaan dari Heru warga Kelurahan Tertek, yakni terkait pupuk yang selama ini menjadi momok bagi petani perlu mendapat perhatian serius. Karena, menurut Heru, ketika pupuk itu dibutuhkan petani, akan tetapi selalu langka alias menghilang bak ditelan bumi.
Keluhan petani dalam acara audensi Ngaji Ngopi di Angkringan 36 itupun langsung diberi solusi oleh Pasangan SASA, yakni ketika nomor urut 02 mendapat amanah bakal memberi pupuk gratis pada petani, khususnya petani Tulungagung.
Namun, jawaban itu dianggap tak rasional oleh Koko, warga Desa/Kecamatan Kalidawir tersebut. Lantas, pria berambut kribo ini pun meminta pada Paslon SASA untuk menjelaskan bagaimana cara memberikan pupuk gratis itu pada petani di Tulungagung.
“Ketika saya jawab, siapa nanti yang berani bertanggungjawab dan itu nanti2 diadopsi oleh paslon lain dalam debat nanti. Perlu dicatat omongan saya, bila tidak terbukti turunkan saya sebelum masa akhir jabatan,” jawab Kang, sembari sedikit membocorkan soal program pupuk gratis itu dengan penuh wibawa.
Iapun mempertegas, ketika Pilkada 27 November 2024 dan terpilih, maka Paslon SASA bakal menjamin pupuk gratis untuk petani, khususnya petani Tulungagung.
“Satu yang saya sampaikan disini, ketika terpilih saya jamin, saya bisa memberikan pupuk secara gratis kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung. Caranya jangan ditanyakan, nanti setelah debat pasti akan saya sampaikan. Yang Jelas, pupuk gratis akan kita berikan kepada masyarakat kita, khususnya petani yang ada di Tulungagung,” terang Kang San yang langsung mendapat tepuk tangan dari puluhan peserta Ngaji Ngopi penuh semangat.
Sementara itu, tanpa ada keraguan dan pertanyaan demi pertanyaan pun terjawab dengan lugas dan tuntas. Tak pelak, puluhan peserta yang hadir dalam acara Ngaji Ngopi itupun terlihat puas dengan jawaban-jawaban dari Paslon yang terus dibanjiri pendukung maupun simpatisan.





