Korea Selatan Buka Kembali Sekolah dengan Kapasitas Penuh di Setiap Kelas

Selasa, 23 Nov 2021 12:35 WIB
Korea Selatan Buka Kembali Sekolah dengan Kapasitas Penuh di Setiap Kelas
Korea Selatan Buka Kembali Sekolah dengan Kapasitas Penuh di Setiap Kelas

Brilian•Korea Selatan – Untuk pertama kalinya sejak Korea Selatan bertarung melawan wabah virus corona pada awal 2020, semua sekolah di seluruh negara itu kembali dibuka dengan kapasitas penuh di setiap kelas mulai Senin (22/11).

Sebagai negara pertama di dunia di luar China yang menghadapi wabah Covid, sekolah-sekolah di Korea Selatan mengalami beberapa kami penutupan dan menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Tes Covid massal dan meluas, penelusuran kontak secara intensif dan aplikasi penelusuran membuat negara ini bisa membatasi penyebaran virus tanpa melakukan lockdown menyeluruh seperti negara-negara lainnya. Tapi upaya sebelumnya membuka penuh sekolah-sekolah terhalang gelombang baru infeksi.

Bacaan Lainnya

Pembukaan kembali sekolah secara penuh ini sebagai bagian rencana Korea Selatan “hidup berdampingan dengan Covid-19”, diadopsi setelah negara ini mencapai target vaksinasinya bulan lalu. Secara keseluruhan, 78,8 persen populasi negara tersebut telah divaksinasi lengkap, walaupun angkanya turun sampai 12,8 persen untuk warga berusia 12-17 tahun.

“Benar bahwa masih banyak kekhawatiran,” kata Menteri Pendidikan Korea Selatan, Yoo Eun-hye dalam kunjungannya ke sebuah SD di Seoul pada Senin, dikutip dari awak media ini.

Bahkan ketika negara ini memperlonggar aturan jaga jarak sosial di tengah tingginya angka vaksinasi, Korea Selatan masih berjuang kasus harian yang meningkat, termasuk kasus Covid parah yang mencapai rekor.

Korea Selatan mecatat 2.827 kasus Covid baru sampai Minggu dini hari, turun tipis dari total 3.000 kasus harian selama hampir sepekan termasuk rekor kasus baru yang mencapai 3.292 pada Kamis.

Yang paling mengkhawatirkan bagi pejabat kesehatan adalah peningkatan dalam kasus-kasus serius yang membutuhkan rawat inap, yang telah mencapai rekor tertinggi lebih dari 500.

Sekolah masih dapat beralih kembali ke pembelajaran jarak jauh situasi virus corona memburuk. Tindakan pencegahan seperti masker dan tindakan menjaga jarak serta pencehahan lainnya tetap dilakukan.

“Karena jumlah kasus baru yang dikonfirmasi meningkat, kami meminta orang tua dan anggota keluarga untuk memberi perhatian ekstra pada tindakan pencegahan. Kementerian pendidikan dan dinas pendidikan akan secara menyeluruh memeriksa tindakan pencegahan dan akan mendukung daerah yang membutuhkan,” jelas Yoo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *