Ketua DPRD Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota yang Turun Langsung ke Masyarakat

Rabu, 5 Nov 2025 15:33 WIB
Ketua DPRD Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota yang Turun Langsung ke Masyarakat

Brilian•BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak bisa dilepaskan dari kerja kolektif seluruh unsur birokrasi. Menurutnya, semangat melayani masyarakat harus menjadi fondasi utama bagi seluruh aparatur pemerintah.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara pada pembekalan “Transformasi Birokrasi untuk Mewujudkan Bandung Utama dalam Bingkai Jabar Istimewa dan Asta Cita” di Pusdikter TNI AD Bandung Barat, Rabu 5 November 2025.

“Sehebat apa pun visi, jika tidak didukung oleh kita semua maka tidak akan berjalan. Keberhasilan Pemkot Bandung adalah keberhasilan kita bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Asep.

Bacaan Lainnya

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Wali Kota Bandung yang aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemimpin di tengah warga merupakan bentuk pelayanan publik yang nyata.

“Bandung selalu menjadi sorotan, bukan hanya di Jawa Barat tapi juga nasional. Karena itu, kita harus terus menjaga integritas, akuntabilitas, dan terus berinovasi. Apa yang kita lakukan adalah bentuk pengabdian dan ladang amal kebaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bandung, Evi Hendarin menekankan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya menyentuh perubahan struktur, tetapi harus diikuti perubahan perilaku, budaya organisasi, serta kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap setiap kebijakan dan program di tingkat OPD maupun kewilayahan memberi kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan nasional. ASN Kota Bandung harus berkarakter, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tuturnya.

Evi juga menegaskan pentingnya budaya kerja yang kolaboratif, bukan kompetitif antarsektor.

“Tidak ada keakuan, tidak ada kompetisi. Yang ada hanyalah kolaborasi untuk mencapai hasil terbaik,” katanya.

Sebagai penutup kegiatan hari pertama, seluruh peserta menandatangani Pakta Integritas yang berisi tiga komitmen utama: menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme; menjaga netralitas sebagai ASN; serta menerapkan nilai Ber-Akhlak secara adaptif dan inovatif.**

Pos terkait