Brilian-news.id | Bondowoso – Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian melalui pelatihan hadrah bagi warga binaan. Program ini menjadi salah satu upaya lapas bondowoso dalam menanamkan nilai-nilai religius sekaligus memberikan wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan kemampuan seni islami secara positif dan terarah (22/11).
Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersama mahasiswa magang yang sedang menjalani praktik di Lapas Bondowoso. Para mahasiswa berperan membantu memberikan teknik dasar hadrah, melatih kekompakan ritme, hingga mengembangkan variasi lantunan shalawat. Keterlibatan mahasiswa ini didampingi langsung oleh staf Registrasi dan Pembinaan Kemasyarakatan (Regbimkemasy), sehingga proses pembinaan tetap sejalan dengan prosedur pemasyarakatan.
Kegiatan latihan hadrah dilaksanakan di Masjid Alichwan, yang menjadi pusat aktivitas keagamaan warga binaan di Lapas Kelas IIB Bondowoso. Tempat ini dipilih karena menyediakan area yang memadai untuk latihan secara berkelompok serta menciptakan suasana religius yang kondusif bagi pembinaan rohani. Latihan juga dijadwalkan secara rutin agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan setiap peserta memperoleh kesempatan belajar secara optimal.
Mamatrono, selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), menjelaskan bahwa hadrah bukan hanya sebatas seni musik islami, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pembinaan karakter. “Melalui kegiatan hadrah ini, warga binaan belajar kedisiplinan, kekompakan, serta memperdalam nilai-nilai keagamaan. Ini penting untuk membentuk pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pidana,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa program ini mendapat respons positif dari warga binaan karena memberikan suasana pembinaan yang menyenangkan namun tetap edukatif. Selain melatih keterampilan bermusik, kegiatan ini membantu meningkatkan ketenangan batin, menumbuhkan sikap kerja sama, serta mendorong warga binaan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang bersifat pembinaan moral.
Dengan terlaksananya latihan hadrah ini, Lapas Kelas IIB Bondowoso menegaskan komitmennya dalam menyediakan kegiatan pembinaan yang bermanfaat, berdampak, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Harapannya, keterampilan serta nilai-nilai positif yang diperoleh warga binaan melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga ketika kelak kembali dan berinteraksi kembali di tengah masyarakat.





