Brilian•Jawa Tengah – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meminta warganya agar terus menaati protokol kesehatan (prokes) dan mewaspadai virus Covid-19 varian omicron. Terlebih potensi penularan virus itu dikhawatirkan semakin tinggi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kita sekarang harus bersiap dan tentunya berhati-hati. Jadi kita sedang mencermati terus kemungkinan varian baru ini merajalela ke mana-mana,” ujar Kustini, Jumat (3/12).
Kustini menyebut dari sejumlah kajian yang dilakukan peneliti menunjukkan jika varian B.1.1.529 atau omicron bukan sekadar varian baru. Ada potensi masalah besar bila varian itu masuk ke suatu daerah.
Orang nomor satu di Sleman ini pun meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, meskipun varian omicron belum ditemukan di Indonesia.
“Meskipun (Sleman) sudah level 2, kita minta kepada sedelur semua agar semuanya tetap menjaga prokes. Tugas kita saat ini jangan sampai lengah dan kita menghadapi Nataru, semua harus siaga,” ucap Kustini.
“Saya sudah perintahkan (Dinas) Pariwisata untuk berkoordinasi lintas sektoral buat mengawasi tempat-tempat yang dimungkinkan ada kerumunan,” imbuhnya.
Kustini menambahkan, tempat-tempat wisata di wilayah Sleman tetap dibuka saat libur Nataru 2022. Dia pun telah menyiapkan sejumlah antisipasi agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19.
“Yang jelas jumlah orang itu akan menjadi perhatian kami. Termasuk nanti penerapan ganjil-genap kendaraan selama libur nataru,” pungkas Kustini mengakhiri perbincangan bersama awak media.





