Hujan Deras Campur Es Disertai Angin Kencang Menghebohkan Warga Driyorejo

Senin, 21 Feb 2022 23:28 WIB
Hujan Deras Campur Es Disertai Angin Kencang Menghebohkan Warga Driyorejo
Warung saat di hantam angin kerasnya angin.

Brilian°Gresik – Senin sore (21/02/2022) di kawasan Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik diwarnai dengan fenomena alam yang menghebohkan warga.

Pasalnya, hujan yang turun pada sore itu bukan hanya air, namun juga es batu seukuran batu kerikil dan ada beberapa yang agak lebih besar.
Hal ini membuat heran dan mengundang berbagai reaksi dari banyak warga. Seperti salah satu warga di Dusun Semambung yang cukup terkejut dengan turunnya es bersama hujan, karena suara es yang menimpa atap rumahnya seperti suara batu yang dilempar dari atas.

“Saya lumayan panik mas, tak pikir rumah saya ketimpa batu soalnya suara es yang jatuh cukup keras, “kata salah seorang warga Dusun Semambung.

Selain terkejut dan ada beberapa yang takut, ada juga warga yang antusias mengabadikan fenomena langka ini dengan foto dan video yang di upload di sosial media mereka.

“Ini jarang terjadi di daerah sini, jadi sayang kalau gak direkam, teman-teman juga banyak yang sudah buat status di whatsapp, “kata seorang pemuda yang saat ditemui awak media Brilian-news sedang mengumpulkan butiran es yang jatuh.

Selain hujan es, angin kencang juga terjadi selama hujan yang berlangsung sekitar pukul 15:20 sampai 17:30 tersebut. Bahkan di Dusun Driyorejo ada salah satu warung makan yang terkena dampak dari angin kencang yang bertiup bersama turunnya hujan.

Atap rumah makan sekaligus warung kopi tersebut rusak parah diterpa angin. Selain itu etalase yang dipakai untuk menyimpan makanan juga terguling dan pecah mengakibatkan makanan yang dijual jatuh berserakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena para pembeli langsung berlarian keluar saat angin merusak warung.

“Tadi sekitar pukul 16:30 wib. Warung ramai orang yang sedang ngopi dan berteduh dari hujan, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang sampai atap warung saya ambrol. Saya dan para pembeli langsung lari keluar, masakan yang saya jual juga berantakan dan etalase juga pecah, ” ujar pemilik warung.

Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian materi dari warung yang rusak ditafsir mencapai puluhan juta.

“Ini dagangan saya yang terbuang sekitar 5 juta, etalase yang pecah kira-kira 4 juta, atap dan material warung yang rusak sekitar 15 juta mas,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *