Hari Literasi IKWI 2026 Tekankan Integritas, Sinergi dan Adaptasi dalam Kepemimpinan

Selasa, 8 Sep 2026 23:53 WIB
Hari Literasi IKWI 2026 Tekankan Integritas, Sinergi dan Adaptasi dalam Kepemimpinan

Brilian•JAKARTA – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar Hari Literasi IKWI 2026 bertema “Leadership Berintegritas, Bersinergi, dan Adaptif”, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara diawali pengantar Hari Literasi dan Penguatan Organisasi IKWI yang dipandu Sekretaris Jenderal IKWI Rahmayulis sebagai moderator.

Bacaan Lainnya

Sesi utama menghadirkan Jiean Ajiyanpi N sebagai pemateri yang membahas pentingnya kepemimpinan berintegritas, mampu membangun sinergi, serta adaptif menghadapi perubahan.

Diskusi berlangsung aktif. Lima peserta pertama yang mengajukan pertanyaan dan mendapatkan hadiah dari Pengurus Pusat IKWI yakni Titiek dari Sulawesi Selatan, Reni dari Bukittinggi, Sumatera Barat, Leny dari Riau, Ana dari Jawa Barat, dan Eni dari Metro, Lampung.

Sejumlah pertanyaan juga disampaikan melalui kolom chat Zoom, di antaranya dari IKWI Sumatera Utara dan Widia Ratna dari IKWI Lhokseumawe.

Ketua Umum IKWI Pusat Indah Kirana mengatakan, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut seorang pemimpin memiliki nilai yang kuat, tidak hanya kemampuan dalam menjalankan organisasi.

“Seorang pemimpin harus memiliki nilai-nilai yang kuat, yaitu integritas, loyalitas, sinergi, dan kemampuan beradaptasi,” ujar Indah.

Menurutnya, integritas merupakan fondasi penting dalam kepemimpinan karena berkaitan erat dengan kepercayaan. Pemimpin harus mampu menjaga kejujuran, konsistensi, tanggung jawab dan komitmen dalam setiap langkah yang diambil.

Indah juga mengingatkan pentingnya kemampuan literasi di tengah perkembangan dunia digital. Literasi saat ini, kata dia, bukan sekadar membaca dan menulis, tetapi juga memahami, menyaring serta menggunakan informasi secara bijak.

“Jangan sampai kita menjadi pemimpin yang cepat bereaksi tetapi lambat memahami. Jangan sampai kita mudah percaya pada suatu informasi, tetapi malas melakukan verifikasi,” tegasnya.

Budaya literasi, lanjut Indah, perlu dibangun sejak lingkungan keluarga. Sebab, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak dalam belajar mengenai kejujuran, tanggung jawab, menghargai perbedaan hingga menggunakan teknologi secara bijaksana.

“Kepemimpinan sesungguhnya tidak selalu dimulai dari ruang rapat, jabatan, atau organisasi. Kepemimpinan dimulai dari diri sendiri dan dari rumah kita masing-masing,” katanya.

Indah berharap Hari Literasi IKWI 2026 menjadi ruang bagi anggota untuk berdialog, bertukar pengalaman, sekaligus melakukan refleksi terhadap peran masing-masing dalam organisasi.

Ia optimistis IKWI akan semakin kuat apabila nilai integritas, loyalitas, sinergi dan kemampuan beradaptasi terus ditumbuhkan di seluruh tingkatan kepengurusan.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Literasi IKWI 2026 Rabiatun mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Bidang Organisasi dan Bidang Pendidikan IKWI Pengurus Pusat.

Menurutnya, penguatan tata kelola organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Bidang Organisasi berperan dalam penguatan koordinasi, komunikasi dan konsolidasi, sementara Bidang Pendidikan diarahkan untuk meningkatkan wawasan serta kualitas anggota.

“Kita ingin setiap Ketua IKWI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, bukan sekadar menjadi pemegang jabatan, tetapi menjadi penggerak organisasi yang mampu merangkul anggota, mengembangkan potensi, membangun kerja sama, serta menyiapkan keberlanjutan organisasi,” ujar Rabiatun.

Ia menegaskan, kekuatan IKWI tidak hanya berada pada ketua, tetapi juga pada kebersamaan seluruh unsur pengurus, termasuk sekretaris dan bendahara.

“IKWI tidak akan bertumbuh jika berjalan sendiri-sendiri. IKWI akan semakin kuat jika kita mampu bersinergi. Dan IKWI akan terus berkesinambungan jika kita mampu beradaptasi,” katanya.

Rabiatun berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterjemahkan menjadi program nyata di daerah masing-masing.

Hari Literasi IKWI 2026 ditutup dengan komitmen bersama Ketua IKWI se-Indonesia, pembacaan Deklarasi/Komitmen Literasi Kepemimpinan IKWI oleh Ketua Umum PP IKWI, serta foto bersama.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat komunikasi antara pengurus pusat dan daerah serta mendorong IKWI menjadi organisasi yang solid, maju dan mampu mengikuti perubahan zaman.**(Ken)

Pos terkait