Gerindra Soroti Kinerja Lembaga Penyiaran Publik, Dorong Evaluasi dan Penambahan Anggaran

Senin, 14 Jul 2025 11:23 WIB
Gerindra Soroti Kinerja Lembaga Penyiaran Publik, Dorong Evaluasi dan Penambahan Anggaran
Anggota Komisi VII DPR-RI Bambang Haryo Soekartono/Foto : Istimewa

Jakarta – Fraksi Partai Gerindra DPR RI menegaskan pentingnya penguatan lembaga penyiaran publik sebagai sarana pemersatu bangsa dan penjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama LPP RRI, TVRI, dan LKBN ANTARA pada Kamis (10/7/2025).

Dalam forum tersebut, Bambang memberikan apresiasi terhadap TVRI yang telah mencapai serapan anggaran sebesar 46 persen. Namun ia juga menyoroti LPP RRI yang dinilai belum optimal dengan serapan anggaran baru mencapai 38 persen. Menurutnya, hal ini perlu mendapat perhatian khusus dan dilakukan evaluasi secara menyeluruh agar kinerja ke depan lebih maksimal.

“Lembaga penyiaran publik bukan sekadar penyampai informasi, tapi juga memiliki tanggung jawab dalam mencerdaskan dan mempersatukan bangsa. Ini sangat krusial, mengingat 62,1 persen masyarakat Indonesia berpendidikan SMP ke bawah,” ujar Bambang.

Bacaan Lainnya

Fraksi Gerindra menyampaikan dukungan terhadap penambahan anggaran untuk TVRI, yang dipandang sebagai representasi resmi negara dalam bidang penyiaran publik. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas manajemen dan efektivitas program, terutama di daerah, bagi RRI dan LKBN ANTARA.

Menurut Bambang, keberhasilan lembaga penyiaran publik tidak ditentukan hanya oleh jumlah anggaran yang tersedia, tetapi oleh seberapa besar kontribusi mereka dalam menyuguhkan tayangan yang bermutu, membangun karakter bangsa, serta membawa citra positif Indonesia di tingkat global.

“Lembaga penyiaran publik harus mampu menjadi corong kebangsaan yang mencerdaskan dan membangun kesadaran kolektif masyarakat,” tandasnya.

Pos terkait