Farhan Berduka atas Korban Pohon Tumbang di Bandung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Sabtu, 4 Apr 2026 14:25 WIB
Farhan Berduka atas Korban Pohon Tumbang di Bandung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Brilian•BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Diding Nuryaman, pengemudi mobil Suzuki Carry yang menjadi korban pohon tumbang di Jalan Bojong Raya, kawasan Caringin.

Peristiwa tersebut terjadi saat cuaca ekstrem melanda Kota Bandung pada Jumat 3 Maret 2026. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa kendaraan yang dikemudikan korban.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi duka kita bersama. Kami sangat prihatin atas kejadian yang tidak kita harapkan ini,” ujar Farhan, Sabtu 4 Maret 2026.

Farhan mengatakan, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika kondisi cuaca tidak menentu.

Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang dapat memicu berbagai risiko di ruang publik, seperti pohon tumbang, reklame roboh, hingga gangguan keselamatan bagi pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar maupun reklame yang berpotensi roboh,” tegasnya.

Farhan memastikan, jajaran Pemerintah Kota Bandung telah bergerak melakukan penanganan di lokasi terdampak. Penanganan meliputi proses evakuasi, pembersihan material pohon tumbang, serta pemulihan akses jalan.

Ia menyebut, tim gabungan dari sejumlah unsur telah diterjunkan untuk mempercepat penanganan dampak kejadian tersebut.

“Kami pastikan seluruh respons penyelamatan dan perbaikan berjalan dengan baik dan cepat. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, BPBD, DPKP, serta instansi terkait lainnya telah diterjunkan untuk menangani dampak kejadian ini,” ungkapnya.

Selain penanganan darurat, Farhan mengatakan evaluasi dan langkah antisipatif akan terus diperkuat. Salah satunya melalui pemantauan kondisi pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang di sejumlah titik Kota Bandung.

Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa dampak cuaca ekstrem di wilayah perkotaan perlu diantisipasi bersama. Kewaspadaan warga dan respons cepat petugas menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana.**

Pos terkait