Brilian-news.id | Blitar — Tingkatkan pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan, Lapas Blitar bekerja sama dengan Bank Sampah Tunggak Semi Kelurahan Bendo menggelar sosialisasi pedoman pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, Senin (29/12).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh petugas Lapas Blitar serta puluhan perwakilan warga binaan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan yang berlangsung aktif dan interaktif, dengan sesi diskusi serta tanya jawab seputar pengelolaan sampah yang efektif dan bernilai guna.
Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah modern sebagai bagian dari komitmen Lapas Blitar dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi.
“Pengelolaan sampah tidak lagi bisa dipandang sebagai aktivitas membuang limbah semata, tetapi harus menjadi sistem yang bernilai dan berkelanjutan. Melalui penerapan ekonomi sirkular, kami ingin mendorong perubahan pola pikir bahwa sampah memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara modern dan terstruktur.” tegas Kalapas Blitar, Romi Novitrion.
Melalui kerja sama dengan Bank Sampah Tunggak Semi, Lapas Blitar berkomitmen untuk mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang terstruktur, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan serta dukungan terhadap program pembangunan berwawasan lingkungan.





