Digitalisasi Karya Ulama, Ketua Bamusi Surabaya Minta Keaslian Terjaga, Tanpa Mengurangi Satu Teks

Senin, 18 Apr 2022 22:41 WIB
Digitalisasi Karya Ulama, Ketua Bamusi Surabaya Minta Keaslian Terjaga, Tanpa Mengurangi Satu Teks

Brilian°Surabaya – Langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jawa Timur, yang alih mediakan naskah kuno ke digital, termasuk karya tulis ulama zaman dulu, diapresiasi Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni’am.

“Kami mendukung penuh totalitas, karena keorisinalitasnya (kitab kuno karya ulama) akan tetap terjaga,” kata Ghoni kepada Wartawan, Senin (18/4/2022).

Kendati begitu, Ghoni berharap, Disperpusi Jatim berkolaborasi untuk menelaah lebih dalam dengan beberapa ulama yang mumpuni. Sehingga tidak ada sesuatu apapun yang ditinggalkan. “Dengan beralih ke digital, tidak akan mengurangi satu teks apapun.” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

“Sehingga digitalisasi tersebut, benar benar bisa dipertanggungjawabkan keasliannya.” Papar anggota Komisi C DPRD Kota Pahlawan ini.

Ghoni mengimbau, sebelum running ke digitalisasi perlu kajian holistik secara keseluruhan dengan beberapa para ulama

“Sehingga orisinalitas kitab tetap terjaga dengan baik.” sambung Ghoni.

Menurut Ghoni, ketika tekstual dalam artian kitab-kitab yang secara otentik dapat dijaga bentuk orisinil. Maka yang digagas Disperpusi ini dengan digitalisasi harus sama tanpa mengurangi apapun

“Kalau semisal digitalisasi dengan teks teks itu berbeda maka perlu dipertanyakan.” ungkap Ghoni

Maka, Ghoni mengimbau tim perumus Disperpusip Jatim harus mengkaji keseluruhan secara benar tanpa mengurangi satu teks apapun.

“Kalau mengurangi malah akan menghilangkan nilai sejarah. Itu yang paling berbahaya.” pungkas Ghoni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *