GRESIK, Brilian News.id — Dugaan aktivitas pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berulang atau kulakan di kawasan Patoman, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, menjadi sorotan. Di lokasi tersebut, tim media menemukan bangkai kendaraan jenis pikap yang terbengkalai serta wadah yang diduga bekas jeriken BBM dalam kondisi meleleh, Rabu (21/10/2026).
Temuan itu berada di sebelah barat SPBU kawasan Patoman. Saat mendatangi lokasi, awak media melihat kerangka kendaraan yang tampak ditinggalkan, sementara di sekitarnya terdapat sisa wadah yang diduga meleleh dan bekas yang menyerupai jejak pembakaran.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, seorang pria warga Lebani, Kecamatan Wringinanom, yang biasa dipanggil Abah, diduga kerap melakukan pembelian bensin menggunakan kendaraan jenis pikap. Warga menyebut BBM yang dibeli kemudian dipindahkan atau dituang ke wadah lain.

Keterangan tersebut memunculkan dugaan bahwa kendaraan itu sebelumnya digunakan untuk menunjang aktivitas kulakan BBM. Namun, hubungan antara bangkai pikap, wadah yang meleleh, dan dugaan aktivitas pembelian tersebut masih perlu dipastikan melalui penelusuran lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang memastikan jenis BBM yang dibeli, tujuan pemindahan ke wadah lain, maupun status BBM tersebut, apakah termasuk BBM bersubsidi. Penyebab melelehnya wadah dan kondisi kendaraan juga belum diketahui secara pasti.
Tim media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian di wilayah Wringinanom. Dalam komunikasi tersebut, anggota yang dihubungi mengaku belum mengetahui kejadian tersebut dan menanyakan lokasi secara spesifik dan waktu kejadian. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai dugaan aktivitas kulakan BBM tersebut.
Dugaan ini perlu ditelusuri oleh pihak berwenang untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam proses pembelian, penampungan, maupun pemindahan BBM. Apabila berkaitan dengan BBM bersubsidi, pemeriksaan juga diperlukan guna memastikan kesesuaian aktivitas tersebut dengan ketentuan distribusi yang berlaku.
Brilian News.id membuka ruang klarifikasi bagi pihak yang disebut maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan. Langkah ini diperlukan agar fakta di lapangan dapat terungkap secara utuh, berimbang, dan tidak mendahului hasil pemeriksaan resmi.





