Brilian-news.id | MALANG – Pada hari Senin Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan batik ecoprint bersama anggota Persit Kodim 0818. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan Warga Binaan.
Pelatihan ecoprint diawali dengan penjelasan mengenai pengertian dan konsep dasar batik ecoprint. Anggota Persit Kodim 0818 memberikan pemaparan terkait pemanfaatan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga, yang dapat diolah menjadi motif batik ramah lingkungan bernilai estetika tinggi.
Setelah menerima materi awal, Warga Binaan diarahkan untuk memahami tahapan dan langkah-langkah pembuatan batik ecoprint secara detail. Mulai dari proses persiapan kain, penataan motif, hingga teknik penguncian warna, seluruh proses disampaikan secara jelas dan mudah dipahami.
Selanjutnya, Warga Binaan mempraktikkan langsung pembuatan batik ecoprint dengan pendampingan anggota Persit Kodim 0818. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias, terlihat dari semangat para peserta dalam menuangkan kreativitas melalui motif-motif alami yang unik dan beragam.
Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengasah keterampilan yang dapat menjadi bekal kemandirian. Pelatihan ecoprint diharapkan mampu membuka peluang usaha kreatif bagi Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pembinaan.
Selain kegiatan pelatihan, anggota Persit Kodim 0818 juga melaksanakan bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Persit ke-80. Bantuan sosial disalurkan kepada Warga Binaan serta anak binaan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap sesama.
Kegiatan pelatihan dan bakti sosial ini semakin mempererat sinergi antara Lapas Perempuan Kelas IIA Malang dan Persit Kodim 0818. Melalui kolaborasi yang positif ini, diharapkan pembinaan Warga Binaan dapat terus berjalan secara humanis, edukatif, dan berkelanjutan.





