Brilian°Gresik-Suasana Rabu pagi (12/1/2022) di Dusun Karanglo, Desa Driyorejo, Kecaman Driyorejo, Kabupaten Gresik dihiasi oleh kepulan asap di jalanan dusun dan rumah-rumah warga. Hal ini disebabkan oleh para petugas fogging yang melakukan penyemprotan asap guna memberantas penyebaran Demam Berdarah Dengue/DBD yang disebarkan oleh nyamuk (Aedes aegypti dan Aedes albopictus).
Proses pengasapan/fogging dilakukan oleh 5 orang petugas yang berjalan dengan membawa alat dari kawasan RT 05 sampai RT 01 Dusun Karanglo atau dari arah Barat ke Timur sampai dengan SDN 149 Gresik. Para pengurus dusun dan tokoh masyarakat setempat ikut berkeliling untuk mengawal proses pengasapan di area dusun. Mereka mengarahkan para petugas supaya tidak ada yang terlewat, terutama pada titik-titik yang dinilai rawan menjadi tempat penyebaran penyakit DBD.
Fogging ini adalah tindakan tanggap darurat mengenai kasus DBD yang ada di Dusun Karanglo. Berdasarkan keterangan Kepala Dusun ada 1 warga yang telah dikonfirmasi DBD dan ada beberapa warga lain yang mengalami gejala berupa demam dengan suhu badan yang tinggi. Hal ini tentu saja menjadi masalah yang cukup serius sehingga pelaksanaan fogging perlu dilakukan secepatnya.
Dalam pelaksanaannya ini Kepala Dusun, Jumantik (Juru Pemantau Jentik), dan Pengurus Dusun Karanglo vang lain bekerjasama dengan Puskesmas Driyorejo.
“Kegiatan ini adalah bentuk dari swadaya masyarakat yang diawasi secara langsung oleh Puskesmas Driyorejo sebagai pusat pelayanan kesehatan di desa Driyorejo, karena alat dan bahan yang digunakan untuk proses fogging tentu saja perlu izin dan pengawasan dari pihak yang berwenang, dalam hal ini adalah Puskesmas,” ujar Kepala Dusun Karanglo kepada awak media Brilian.
Selain fogging, Kader Jumantik yang ada di Desa Driyorejo dan Dusun Karanglo juga turun ke lapangan memantau sembari membagikan obat untuk mengendalikan jumlah larva nyamuk (jentik-jentik) penyebab DBD kepada warga. Selanjutnya pengurus dusun bersama warga akan melakukan kerja bakti untuk kebersihan lingkungan sebagai bentuk tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran DBD di Dusun Karanglo.
“Fogging ini adalah respon cepat untuk mengantisipasi penyebaran DBD dan akan dilanjutkan dengan kerja bakti di lingkungan dusun sebagai langkah selanjutnya, ” kata Kepala Dusun.
Kepala Dusun juga menghimbau kepada warga agar terus meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.
“Kepada seluruh warga Dusun Karanglo saya harap tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, agar upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pengurus dusun dapat berdampak lebih maksimal dengan turut andilnya partisipasi dari warga, ” Ungkap Kepala Dusun menambahkan.





