Dari Pembinaan ke Pemberdayaan, Aksi Perubahan Yang Menghadirkan Manfaat Nyata

Sabtu, 6 Des 2025 19:19 WIB
Dari Pembinaan ke Pemberdayaan, Aksi Perubahan Yang Menghadirkan Manfaat Nyata

Brilian-news.id | MALANG – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang, Endang Margiati, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) melalui aksi perubahan berjudul “Strategi Pemasaran Hasil Kegiatan Kemandirian WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Malang.” Seminar aktualisasi PKA tersebut dilaksanakan di Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) KMP LAN RI, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4–6 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta dalam satu angkatan dari berbagai satuan kerja, dan Endang Margiati berhasil meraih predikat Sangat Memuaskan serta Best Design Report.

Aksi perubahan ini disusun dalam tiga tahapan berkelanjutan, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Pada tahap awal difokuskan pada pembentukan Tim Efektif, penyusunan SOP pemasaran, realisasi awal PNBP melalui penjualan perdana, serta promosi melalui media sosial dan kegiatan lokal. Tahap menengah menargetkan peningkatan PNBP minimal lima persen, penguatan kemitraan dengan pihak eksternal, pengembangan sistem pemasaran digital, serta peningkatan premi bagi warga binaan. Pada tahap jangka panjang ditargetkan terwujudnya toko atau showroom produk WBP, tercapainya target PNBP tahunan, serta terbentuknya program pemberdayaan berkelanjutan bagi mantan WBP.

Transformasi menuju sistem digital marketing ini memberikan dampak nyata tidak hanya bagi warga binaan dan institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas. Inovasi tersebut memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta membangun kepercayaan publik terhadap produk hasil karya warga binaan. Masyarakat kini semakin mudah mengakses produk WBP yang memiliki kualitas, legalitas, dan nilai ekonomi yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

Sebelum pelaksanaan aksi perubahan, dilakukan pemetaan sikap untuk mengukur kesiapan seluruh pihak, baik petugas maupun mitra eksternal. Hasil analisis menunjukkan adanya kebutuhan peningkatan literasi digital dan keterampilan teknis yang kemudian ditindaklanjuti melalui pelatihan berjenjang, sosialisasi intensif, serta pendampingan berkelanjutan. Keberhasilan aksi perubahan ini juga didukung oleh berbagai pihak, antara lain Ganesha, Kepala Kantor Wilayah, warga binaan pemasyarakatan, serta dukungan internal jajaran Lapas Perempuan Malang. Ke depan, aksi perubahan ini diharapkan menjadi model penguatan pemasaran produk WBP yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pos terkait