SIDOARJO – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pembenahan menyeluruh terhadap industri tahu di Kabupaten Sidoarjo agar mampu bertransformasi dan naik kelas. Kapoksi Komisi VII DPR RI ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara digitalisasi UMKM, modernisasi mesin, serta stabilitas harga bahan baku kedelai.
Sikap tersebut disampaikan BHS saat mendatangi pabrik tahu milik Umar Amin di kawasan Tropodo, Krian, Sidoarjo, Kamis (29/10/2026). Usaha lokal yang berdiri sejak empat dekade lalu ini memproduksi hingga satu ton tahu setiap hari guna memenuhi kebutuhan pasar Sidoarjo, Surabaya, hingga Mojokerto.
BHS menyoroti minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital yang membuat potensi penjualan industri lokal belum tergarap optimal. Melalui tim BHS Peduli, pihaknya siap memfasilitasi pendampingan media sosial hingga perbaikan sarana produksi.
“Usaha ini memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama jika didukung pemanfaatan teknologi digital. Beliau ini belum memasarkan melalui media sosial. Kalau memasarkan melalui media sosial atau digital, saya yakin penjualannya akan lebih meningkat lagi,” ungkap BHS.
Di samping masalah pemasaran, BHS mendesak pemerintah menjaga keterjangkauan harga kedelai yang saat ini melampaui Rp 11.000 per kilogram. Lonjakan harga bahan pokok produksi tersebut terbukti menekan profitabilitas perajin dan menurunkan volume penjualan.
Umar Amin selaku pemilik usaha mengakui tekanan harga bahan baku membuat posisi produsen serba salah dan berdampak pada kelesuan daya beli masyarakat. Ia menyambut baik rencana bantuan perbaikan mesin dan pendampingan pemasaran yang dijanjikan.
“Kalau perusahaan tidak bisa rugi, yang menjadi tidak enak itu konsumen terakhir. Saya mendapatkan imbasnya saja, penjualannya agak kendur,” tutur Umar.
Menanggapi kondisi ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo memastikan bakal mempermudah fasilitasi perizinan usaha bagi para pelaku industri kecil menengah (IKM) di wilayahnya.
“Kami utamakan perizinan-perizinan yang belum bisa dipenuhi oleh teman-teman IKM,” kata Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sidoarjo, M. Syaifudin.





