Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai pengemudi bemo, becak, dan angkutan umum kecil memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, mereka dinilai perlu mendapat ruang lebih besar dalam program pemberdayaan UMKM.
Hal tersebut disampaikan BHS saat bertemu para pengemudi transportasi di Sidoarjo dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (16/8/2026).
BHS mengatakan aktivitas pengemudi transportasi tidak hanya berkaitan dengan mengantar penumpang, tetapi juga mendukung mobilitas barang dan distribusi logistik.
“Mereka yang menggerakkan ekonomi, baik distribusi logistik maupun penumpang dari satu titik ke titik yang lain di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut BHS, apabila pengemudi bemo dapat masuk dalam kelompok UMKM, mereka berpeluang memperoleh berbagai program pemberdayaan, termasuk akses pembiayaan untuk kebutuhan usaha dan operasional.
Ia menilai kebijakan tersebut dapat membantu pengemudi mempertahankan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
BHS akan membawa aspirasi tersebut kepada Menteri UMKM agar pengemudi bemo dan angkutan sejenis dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam program pemberdayaan.
Sementara itu, pengemudi ojol, Kasdar, mengapresiasi perhatian BHS terhadap para pengemudi transportasi di Sidoarjo.
“Terima kasih banyak untuk Bapak BHS sudah peduli sama kami,” kata Kasdar.
BHS berharap penguatan sektor transportasi kecil melalui pemberdayaan UMKM dapat dilakukan secara lebih luas sehingga bemo, becak, ojol, dan angkutan umum lainnya tidak hanya menjadi bagian dari sistem transportasi, tetapi juga semakin kuat sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

