Bambang Haryo: Penguatan Empat Pilar MPR RI Kunci Ketahanan Bangsa

Selasa, 1 Jul 2025 08:52 WIB
Bambang Haryo: Penguatan Empat Pilar MPR RI Kunci Ketahanan Bangsa

Sidoarjo – Anggota DPR RI/MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono menilai penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi.

Hal itu disampaikan Bambang Haryo saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sidoarjo, Senin (30/6/2025), yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat Sidoarjo dan Surabaya.

“Empat Pilar bukan hanya untuk diketahui, tetapi harus diamalkan. Di tengah keberagaman bangsa, pilar-pilar ini yang menjaga kita tetap utuh sebagai Indonesia,” ujar Bambang.

Bacaan Lainnya

Empat Pilar MPR RI terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bambang mengatakan, penerapan nilai-nilai tersebut secara konsisten dapat memperkuat daya tahan sosial masyarakat terhadap berbagai ancaman, baik dari luar maupun dalam negeri. Ia juga mendorong masyarakat menjadi agen perubahan dengan menyebarkan semangat persatuan dan nasionalisme di lingkungan masing-masing.

“Kita harus menjadi pelopor. Jangan biarkan bangsa ini terpecah oleh provokasi atau kepentingan sempit,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir narasumber Prof. Alim Basa Tualeka yang menegaskan bahwa Empat Pilar bukan sekadar wacana normatif, melainkan instrumen yang telah terbukti menjaga stabilitas nasional.

“Negara ini tidak bisa bertahan hanya dengan kekuatan ekonomi. Yang membuat bangsa ini berdiri tegak adalah kepatuhan pada aturan dan semangat kebangsaan,” ujar Prof. Tualeka.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ideologi negara dengan merujuk pada sejarah keruntuhan Uni Soviet yang menurutnya terjadi akibat hilangnya kesetiaan terhadap sistem dan nilai dasar negara.

“Ideologi Pancasila adalah pagar bangsa. Tanpa itu, NKRI akan rentan terhadap perpecahan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis tentang Empat Pilar, tetapi juga dorongan untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Bambang berharap, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai tersebut dapat semakin meluas di tengah masyarakat sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di era modern.

Pos terkait