Bakti Sosial Komunitas Ojol SS ke Panti Asuhan Muhammadiyah

Jumat, 25 Mar 2022 20:39 WIB
Bakti Sosial Komunitas Ojol SS ke Panti Asuhan Muhammadiyah
Penyerahan paket sembako secara simbolis oleh Yoga, ketua panitia, diterima kepala asrama, Ust. Ade Cucu Sulaiman (pakai sarung)

Brilian°Surabaya – Dalam rangka memperingati Anniversary yang ke 3, Komunitas Ojol Seduluran Saklawase (SS) mengadakan Bakti Sosial (baksos) dengan memberikan paket sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur dan gula pasir di Panti Asuhan Muhammadiyah jalan Gresikan No. 59-62 Surabaya.

Gedung Panti Asuhan Muhammadiyah

Komunitas Ojol (Ojek Online) SS merupakan salah satu komunitas ojol yang ada di Surabaya.
Para ojol di Surabaya biasa menyebutnya dengan nama SS.

SS yang didirikan pada tanggal 20 Juni 2019 beranggotakan 22 orang, terdiri dari18 ojol pria dan 4 ojol wanita. SS mempunyai selogan PEDOTE BALUNG ISO DISAMBUNG, PEDOTE DULUR ISO AJUR, yang memiliki arti Patahnya Tulang bisa disambung kembali, akan tetapi Putusnya Persaudaraan bisa mengakibatkan kehancuran.

Baksos yang dilaksanakan pada hari Jum’at 25/03/22 pukul 13.15 WIB. merupakan satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyongsong Anniversary SS yang ke 3.
Sedangkan kegiatan di bulan depan yakni bulan April, dan kebetulan bertepatan dengan Bulan Ramadhan, maka SS akan mengadakan Saur On The Road di berbagai sudut kota Surabaya.
Sedangkan puncak acara Anniversary akan diadakan Tasyakuran di bulan Juni, kata Yoga selaku Ketua Panitia Anniversary.

Kedatangan perwakilan panitia anniversary di Panti Asuhan Muhammadiyah diterima oleh Kepala Asrama Ust. Ade Cucu Sulaiman S Ag.
Dalam pembicaraannya ustadz yang asli dari Bandung mengatakan, ” terimakasih sudah datang ke panti ini, semoga diberkahi Allah SWT.”

Panti Asuhan Muhammadiyah yang sudah ada sejak tahun 1952 ini memberikan santunan kepada anak asuh asrama dan non asrama.
Anak asuh asrama adalah anak yang tinggal di asrama panti, mereka dari kalangan anak yatim piatu, sedang non asrama mereka yang tinggal di rumah masing-masing bersama keluarganya, mereka dari kalangan dhuafa.
Anak asuh asrama sebanyak 18 anak dengan usia sekolah mulai tingkat SMP sampai tingkat SMA.
Sedangkan anak asuh asrama sebanyak 145 anak, yang mendapatkan santunan sebulan sekali.

“,Panti Asuhan Muhammadiyah ini juga memberikan santunan berupa sembako kepada para janda dan lansia,” imbuh Ustadz yang biasa memberikan ceramah di berbagai tempat kepada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *