Brilian-News^Surabaya. Korban bernama Satria hanafi AP (L) yang masih duduk di sekolah dasar kls 4, SDN 1 BULAK BANTENG Surabaya,pada pukul 09:00 tgl,19/01/2022 berpamitan pada ibunya untuk bermain bersama teman-temannya.
Setelah pukul 12:55 ibunya mendapat kabar dari tetangganya bahwasanya anaknya mengalami kecelakaan tersengat listrik di dekat jembatan pintu air Tambak Wedi dan kondisinya udah meninggal dunia,dalam kondisi panik kedua orang tua korban langsung mendatangi lokasi kejadian.
Setelah di Lokasi korban sudah di amankan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia dan beberapa saksi menerangkan si korban turun ke sungai untuk mencari ikan dan berpegangan pada kabel yang bergelantungan dan ternyata kabel tersebut masih di aliri arus listrik tegangan tinggi sehingga korban tidak dapat tertolong karena saksi yang bernama Parsono umur 62 th Warga Bulak Banteng Lor kec.Kenjeran sudah berusaha melepaskan tangan korban yang menempel pada kabel dengan sebatang ranting pohon dan saksi lainnya tidak berani mendekat.
BPBD Kota Surabaya dan PMI yang meluncur ke lokasi langsung melakukan pengecekan terhadap korban dan memastikan korban sudah meninggal dunia dan lokasi langsung di beri polis line oleh Tim INAFIS Polres Tanjung Perak karena kabel masih ada tegangan listriknya
Pihak keluarga korban meminta korban tidak di otopsi dan langsung di bawa ke rumah duka di jl.Bulak Banteng Lor 1/178 Surabaya. Pemerintah kota ikut bela sungkawa dengan memberi bantuan berupa sembako dan kain kafan dan jenazah akan di kebumikan di TPU Perumahan Dinas TNI AL Lantamal V Surabaya.





