Komisi IV DPRD Jabar Dorong Pembentukan Satgas Pengendalian DAS Cimalaya

Senin, 4 Sep 2023 19:58 WIB
Komisi IV DPRD Jabar Dorong Pembentukan Satgas Pengendalian DAS Cimalaya

Brilian°Jabar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendorong segera terwujudnya pembentukan personalia teknis Satgas Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya sebagai langkah konkrit untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tetep Abdul, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan audiensi dengan Fordas Cilamaya Berbunga untuk membahas pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Cilamaya.

Satgas DAS Cimalaya perlu segera dibentuk karena kondisi DAS Cilamaya kini mengalami perburukan dengan air yang berwarna hitam dan berbau menyengat, mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Sungai Cilamaya, tetapi juga di sub DAS Cilamaya yang memiliki sekitar 72 aliran.

Bacaan Lainnya

“Intinya, audiensi dengan Fordas Cilamaya Berbunga terkait penyelesaian pengendalian limbah atau pencemaran dan kerusakan DAS Cilamaya,” ujar Tetep Abdul.

Menurutnya, Fordas Cimalaya juga mempertanyakan sejauh mana implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 45 Tahun 2022 tentang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Cilamaya dan Kali Bekasi. Mereka menekankan perlunya percepatan eksekusi pembentukan personalia teknis Satgas Cilamaya.

Tetep Abdulatip menjelaskan bahwa Komisi IV DPRD Jabar sudah melakukan pengkajian bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jabar terkait aturan pembentukan Satgas Cilamaya. Namun, hingga saat ini, personalia teknis Satgas Cilamaya belum terbentuk, termasuk rencana aksinya.

“Pergub Nomor 45 Tahun 2022 ini masih tahap focus group discussion (FGD) dan inventaris masalah,” kata Tetep Abdul.

Tetep Abdulatip menilai bahwa Pemprov Jabar dan instansi terkait sudah melakukan banyak upaya untuk mengatasi kerusakan lingkungan di DAS Cilamaya. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan kerjasama yang komprehensif antara Pemprov Jabar, empat kabupaten, dan lembaga terkait lainnya.

Komisi IV DPRD Jabar mendorong percepatan FGD untuk menyusun rencana aksi, termasuk program, anggaran, dan penanggung jawabnya. Tetep berharap agar Satgas Cilamaya dapat menjadi motor penggerak dalam melaksanakan rencana aksi penanganan kerusakan lingkungan Sungai Cilamaya, dengan target implementasi yang baik pada tahun 2023 dan 2024.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *