Ketua DPRD Kota Probolinggo Hadiri Bimtek Kebencanaan, Tegaskan Legislasi Harus Berpihak pada Keselamatan Warga

Kamis, 11 Des 2025 22:45 WIB
Ketua DPRD Kota Probolinggo Hadiri Bimtek Kebencanaan, Tegaskan Legislasi Harus Berpihak pada Keselamatan Warga

Jakarta – Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional terkait kebijakan penanggulangan bencana yang diikuti para legislator dari berbagai daerah. Kehadiran Dwi Laksmi menjadi bentuk komitmen DPRD Kota Probolinggo dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap risiko bencana yang semakin kompleks.

Bimtek tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari proses penanganan darurat, evakuasi, distribusi logistik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat ketika terjadi bencana. Para peserta juga didorong memahami bagaimana kebijakan anggaran dan legislasi berbasis mitigasi dapat memperkuat perlindungan publik.

Dalam forum tersebut, Dwi Laksmi menyampaikan kepada awak media bahwa keikutsertaannya bukan sekadar formalitas, tetapi upaya memastikan DPRD benar-benar mengambil peran strategis dalam kesiapsiagaan daerah.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan DPRD Kota Probolinggo selalu berorientasi pada keselamatan warga. Mitigasi bencana harus dipahami sejak perencanaan anggaran hingga pengawasan pelaksanaannya. Bimtek ini memberikan perspektif yang sangat penting untuk itu,” ujarnya.

Dwi Laksmi menegaskan bahwa kedisiplinan dalam membangun sistem penanggulangan bencana tidak boleh berhenti pada tataran eksekutif saja. Peran legislatif, menurutnya, sama krusial untuk memastikan regulasi tepat sasaran dan anggaran tersalurkan secara efektif.

Bimtek ini tetap dilaksanakan meskipun terdapat penyesuaian peserta akibat beberapa wilayah tengah mengalami kondisi darurat bencana. Namun demikian, tujuan utama kegiatan ini tetap konsisten: menyamakan pemahaman seluruh legislator mengenai urgensi kebijakan kebencanaan dan pentingnya kesiapsiagaan menyeluruh.

Pemateri nasional juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan relawan untuk memastikan setiap lapisan masyarakat mendapatkan perlindungan optimal. Penanganan darurat yang cepat, pendampingan warga terdampak, dan koordinasi distribusi bantuan menjadi poin strategis yang harus dipahami para pemangku kebijakan.

Menutup keterangannya, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menegaskan bahwa DPRD Kota Probolinggo akan terus memperkuat komitmen dalam mendorong lahirnya kebijakan publik yang responsif terhadap risiko bencana.

“Kami hadir bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk memperkuat peran kami dalam melindungi masyarakat. Ke depan, kebijakan di Kota Probolinggo harus semakin adaptif dan responsif terhadap ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya.

Kehadiran Ketua DPRD Kota Probolinggo dalam Bimtek ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan sistem mitigasi bencana membutuhkan komitmen bersama di seluruh tingkatan pemerintahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkokoh kesiapsiagaan bangsa menghadapi berbagai potensi bencana.

 

Pitric Ferdianto

Pos terkait