Brilian-news.id | PASURUAN – Senin (17/11) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, meresmikan Pos Balai Pemasyarakatan (Pos Bapas) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Lapas Kelas IIB Pasuruan. Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan layanan pemasyarakatan sekaligus memperkuat transformasi digital yang tengah didorong di seluruh UPT Jawa Timur.
Acara peresmian berlangsung di Lapas Pasuruan dengan Kalapas Pasuruan Tri Wibawa Kristiyana bertindak sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Malang, Kabapas Malang Karto Rahardjo yang turut mendampingi peresmian Pos Bapas, serta jajaran Forkopimda Kota Pasuruan. Hadir pula Wakil Wali Kota Pasuruan, Mokhamad Nawawi, yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan layanan pemasyarakatan di wilayahnya.
Kegiatan diawali dengan penyerahan 50 paket sembako kepada masyarakat sekitar. Agenda sosial ini menjadi bentuk kepedulian pemasyarakatan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat setempat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian Pos Bapas. Dalam momen tersebut, Kabapas Malang Karto Rahardjo mendampingi Kakanwil sebagai representasi dari Bapas Malang. Pos Bapas ini berfungsi memudahkan klien dalam melaksanakan lapor diri tanpa harus datang ke kantor Bapas Induk, sehingga layanan menjadi lebih dekat, efisien, dan terpantau.
Dalam sambutannya, Kadiyono menyampaikan bahwa Pos Bapas merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi pembimbingan kemasyarakatan. Kehadiran layanan yang lebih dekat diharapkan mampu mendorong kepatuhan klien sekaligus memaksimalkan efektivitas proses pembinaan.
Acara berlanjut dengan peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Lapas Pasuruan. PTSP tersebut dirancang untuk menghadirkan layanan kunjungan, informasi, dan administrasi pemasyarakatan secara lebih terintegrasi, cepat, dan transparan.
Kadiyono menegaskan bahwa pembangunan PTSP merupakan wujud reformasi birokrasi yang terus digencarkan Ditjen Pemasyarakatan. Ia berharap PTSP dapat memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung modernisasi layanan berbasis digital.
Menutup rangkaian kegiatan, Kadiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Lapas Pasuruan, Bapas Malang, Forkopimda, dan UPT Pemasyarakatan se-Korwil Malang atas kerja sama dan dukungannya. Ia berharap peresmian Pos Bapas dan PTSP ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemasyarakatan.





