Dugaan Konspirasi Jahat Untuk Memuluskan Korupsi Di Pemdes Besuk Kecamatan Tempeh Mulai Terkuak

Selasa, 10 Sep 2024 09:27 WIB
Dugaan Konspirasi Jahat Untuk Memuluskan Korupsi Di Pemdes Besuk Kecamatan Tempeh Mulai Terkuak
Kantor desa. (Foto : Istimewa)

Lumajang | Brilian-news.id,-Polemik terkuaknya dugaan adanya praktek korupsi di Pemdes Besuk Kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang, masih menyisakan sebuah pertanyaan besar. Indikasi adanya pembiaran dan tidak adanya pengawasan, salah satu penyebab utamanya. Bahkan muncul dugaan telah terjadi konspirasi jahat antara pemdes Besuk dan pengawas atau pendamping Desa, guna memuluskan aksi korupsinya. Selasa (10/9/2024).

Banyak sekali temuan pelanggaran atau kejanggalan yang dikuatkan oleh oleh keterangan mulai dari warga, ketua Rt, ketua Rw, kepala dusun dan mantan suplayer matrial yang diberhentikan oleh Sekdes secara sepihak.

Mereka saat dikonfirmasi awak media semua mengatakan hal yang sama yaitu disenyalir semua pelaku korupsi didesa Besuk adalah Sekdes.
“Semua dikuasai dan dalam kendali sekdes, baik kebijakan dan keuangan.” Ucapnya.

Bacaan Lainnya

Sekarang ditemukan lagi satu penyimpangan terkait proyek pembangunan jalur usaha tani (JUT) yang berada di Rt 15/03 dusun Warung kutil. Dalam RAB disebutkan penimbunan menggunakan sertu baru ditindas dengan tanah uruk.

Namun fakta dilapangan penimbunan hanya menggunakan tanah uruk, selisih harga antara sertu dan tanah uruk sangat jauh. Disinilah upaya korupsinya ditemukan, pemecatan suplayer secara sepihak yang endingnya diambil alih sendiri oleh sekdes juga menjadi temuan.

Yang lebih parahnya adalah ditemukan fakta dilapangan ada 2 prasasti dalam 1 lokasi pembangunan tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dengan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) dan kenapa ada pembiaran oleh pengawas dan pendamping desa.

Ini semua lebih meyakinkan ketika awak media konfirmasi kepada Supatno Kades Besuk (9/9) dikantor desa. Dengan tegas Supat mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait hal itu.

“Saya tidak tahu menahu terkait hal itu, semua dikendalikan sekdes termasuk keuangan.” Ujarnya.

Supat juga mengatakan kalau pingin lebih jelas dipersilahkan datang lagi untuk konfirmasi kepada sekdesnya. Agar semua tahu bahwa dibawah kendali sekdes dan kalaupun terbongkar dirinya tidak terlibat.

“Kalau pingin lebih jelas silahkan datang lagi dan konfirmasi kepada yang bersanghkutan langsung (Sekdes).” Pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *