GRESIK ° Brilian News.id — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Surabaya menerima laporan adanya seorang anak yang diduga hanyut di selokan Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Selasa malam (3/2/2026). Korban PD (8), yang diduga terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur wilayah tempat tinggalnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 23.20 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta potensi SAR setempat untuk melaksanakan operasi pencarian.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Upaya pencarian difokuskan pada penyisiran aliran selokan dengan metode susur aliran sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik awal kejadian. Area pencarian dibagi ke beberapa sektor guna mempercepat proses pencarian.
Pada hari kedua pencarian, Rabu (4/2/2026), sekitar pukul 08.50 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada jarak kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Driyorejo untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan berjalan lancar dan resmi ditutup pada hari kedua pencarian.
“Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR kami nyatakan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian,” ujarnya.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Gresik, Polsek Driyorejo, Koramil Driyorejo, Damkar Kabupaten Gresik, RAPI Gresik, SEMAR Gresik, SENKOM, YDSF Driyorejo, TSA Gerpik, serta warga setempat. Setelah operasi dinyatakan selesai, seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing.





