Brilian•BANDUNG – Hari ini, Komisi A DPRD Kota Bandung menyelenggarakan audiensi dengan Forum RT RW Kota Bandung, Bappelitbang, dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bandung terkait usulan kenaikan insentif bagi RT dan RW di Ruang Rapat Komisi A Gedung DPRD Kota Bandung.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., serta anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, Agus Salim, dan Hasan Faozi, S.Pd, Senin (8/1/2024).
Rizal Khairul menjelaskan, audiensi ini berkaitan dengan aspirasi dari Forum RT RW mengenai harapan adanya kenaikan insentif bagi pengurus RT dan RW di Kota Bandung. Meskipun telah ada kajian yang mendukung kenaikan tersebut, hasil kajian tersebut belum disampaikan secara resmi kepada Sekretaris Daerah Kota Bandung.
“Saat ini APBD Tahun 2024 sudah ditetapkan, dan usulan kenaikan insentif ini bisa menjadi masukan untuk perencanaan anggaran di tahun 2025. Juga perlu adanya regulasi yang jelas untuk melahirkan kebijakan terkait kenaikan insentif, dan hal ini harus disesuaikan dengan kemampuan daerah di struktur APBD.
Setelah audiensi ini, Komisi A akan mengadakan rapat lanjutan dengan mengundang stakeholder terkait untuk membahas usulan kenaikan insentif. Rizal Khairul menekankan perlunya pembahasan lanjutan agar dapat menetapkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran Pemerintah Kota Bandung.
“Peran RT dan RW sangat penting, dan kenaikan insentif ini perlu dipertimbangkan dengan cermat. Melalui pembahasan bersama stakeholder, diharapkan akan ada keputusan yang dapat memenuhi kebutuhan sektor ini,” tandasnya.**





