Brilian-news.id | BANYUWANGI – Sungguh sangat memalukan seorang oknum Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi, yang diketahui bernama Anam, terlihat menggunakan sandal jepit saat jam dinas kerja.
Kejadian ini terjadi di kantor Lapas Banyuwangi oknum bernama Anam, sedang menemui awak media dan mendampingi Kalapas Banyuwangi Moch Kaffi yang tengah melakukan pertemuan dengan berbagai Pimpinan Redaksi dari Surabaya.
Namun dengan pasca kejadian tersebut Moch Kaffi terlihat diam saja meskipun sudah tau bahwa oknum anggota bernama Anam tersebut sedang menggunakan sandal.
Menurut pantauan saat di lokasi, Anam terlihat dengan santainya mengenakan pakaian dinas namun tanpa alas kaki yang tidak sesuai aturan.
Hal ini menimbulkan berbagai tanggapan dari rekan kerja serta pihak terkait, mengingat pegawai negeri sipil (PNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki aturan berpakaian yang harus dipatuhi, terutama saat menjalankan tugas resmi.
Hal tersebut salah satu rekan media Surabaya telah berkoordinasi dengan Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia Baihaki Akbar SE, SH.,
Disaat dimintai steatmen Baihaki Akbar menyampaikan kepada rekan media “Oknum tersebut tidak sopan dan tidak menghargai jurnalis itu mas,” tandasnya.
Saat dikonfirmasi, Kalapas Muhamad Kaffi memberikan komentar terkait alasannya mengenakan sandal di lingkungan kerja memaparkan “Mungkin dari kamar mandi itu mas,” ujar Moch Kaffi selaku dari Kalapas Banyuwangi.
Sementara itu Anam mendampingi Kalapas dan beberapa pimpinan Redaksi dari Surabaya memakai sandal jepit pihak Kalapas seolah lalai jika tidak ada awak media leluasa menggunakan sandal jepit seenaknya dan tidak sesuai SOP yang di perintahkan oleh Kakanwil Jatim maupun Kementrian imigrasi dan pemasyarakatan.
Peristiwa ini memicu diskusi di kalangan oknum dan masyarakat mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan berpakaian di lingkungan pemerintahan.
Beberapa pihak menilai bahwa hal ini seharusnya menjadi perhatian serius demi menjaga profesionalisme dan citra institusi Lapas Banyuwangi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan jelas dari pihak Lapas Banyuwangi terkait langkah yang akan diambil atas kejadian tersebut.
(IL).





