Surabaya — Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menekankan pentingnya penguasaan keterampilan desain digital bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM sebagai langkah nyata menghadapi tantangan ekonomi di era digital.
Hal itu disampaikan Bambang Haryo saat membuka Workshop Desain Canva di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/10/2025). Menurutnya, kemampuan mengolah visual melalui aplikasi digital seperti Canva menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan promosi produk lokal.
“Pelatihan desain grafis untuk pelaku ekonomi kreatif dan UMKM diharapkan dapat mendukung perekonomian warga, khususnya di Surabaya. Keterampilan ini juga bisa menjadi sarana promosi yang efektif sekaligus membuka peluang kerja baru,” ujar Bambang Haryo.
Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, pelatihan berbasis teknologi mampu memberikan dampak langsung pada peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap eCraft, yang dinilainya berperan aktif dalam memberikan pelatihan digital bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kemampuan desain grafis bisa dimanfaatkan untuk memperkuat branding produk lokal dan memperluas jangkauan pasar melalui media sosial,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan sekitar 40–50 persen pelaku UMKM di Surabaya bergerak di sektor ekonomi kreatif dan kuliner. Ia menilai kemampuan visual menjadi faktor utama yang menarik minat konsumen.
“Pihak kementerian mengajarkan cara mempromosikan produk melalui Canva agar tampil lebih menarik. Biasanya, masyarakat tertarik membeli makanan dari tampilannya terlebih dahulu sebelum mencicipinya,” ungkap Hidayat.
Senada, Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bekraf) RI, Yuke Sri Rahayu, menjelaskan bahwa pelatihan desain grafis merupakan bagian dari strategi membangun ekonomi kreatif berbasis inovasi dan teknologi.
“Pelatihan desain Canva ini bertujuan agar pelaku ekonomi kreatif mampu mempromosikan produknya secara menarik di media sosial. Visualisasi yang baik akan mendorong minat beli konsumen dan meningkatkan omzet,” tutur Yuke.
Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah berharap UMKM di Surabaya semakin berdaya saing, kreatif, serta mampu memperluas pasar digital hingga ke tingkat nasional dan internasional.





