Antisipasi Lonjakan dan Cuaca Buruk, PT Dharma Lautan Utama Gelar Rakor Nataru

Senin, 27 Okt 2025 02:06 WIB
Antisipasi Lonjakan dan Cuaca Buruk, PT Dharma Lautan Utama Gelar Rakor Nataru

Solo – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026, PT Dharma Lautan Utama (DLU) melakukan langkah antisipatif dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) di Solo, Jawa Tengah. Fokus utama pertemuan tersebut adalah mempersiapkan strategi pelayanan transportasi laut dan menghadapi potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun.

Penasehat Utama PT DLU Holding yang juga Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan seluruh sumber daya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang maupun arus logistik.

“Libur Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momen dengan tingkat mobilitas tinggi, baik untuk perjalanan religi maupun rekreasi. Karena itu, kami memastikan kesiapan armada dan kru agar masyarakat dapat berlayar dengan aman dan nyaman,” ujar Bambang Haryo di sela kegiatan, Jumat (24/10).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, mitigasi risiko cuaca menjadi perhatian khusus DLU, mengingat potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada Desember. “DLU sudah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan melakukan simulasi keselamatan, termasuk pemetaan kemampuan kapal menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT DLU Erwin H. Poedjono menyampaikan bahwa sebanyak 58 armada kapal telah disiapkan untuk melayani rute panjang penyeberangan, mulai dari Surabaya, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Merak–Banten.

“Kami juga menyiapkan kapal pendamping dan tugboat yang akan siaga jika terjadi gangguan operasional atau cuaca buruk. Tujuannya agar pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan,” ungkap Erwin.

Selain kesiapan armada dan kru, DLU juga memperkuat koordinasi dengan BMKG guna memastikan seluruh rencana pelayaran mengacu pada kondisi cuaca terkini. “Kami bekerja sama dengan BMKG untuk memantau prakiraan cuaca dan menentukan waktu berlayar yang aman bagi seluruh kapal,” imbuhnya.

Dengan langkah antisipatif tersebut, PT Dharma Lautan Utama berharap pelaksanaan angkutan laut selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan lancar, aman, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

Pos terkait