SIDOARJO ° Brilian News.id – Kelanjutan kasus jalan rusak yang menyebabkan seorang pemuda berinisial R terjatuh di Jalan Embong Kali, Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya mendapat respons awal dari layanan pengaduan darurat daerah.
Saat ditanyakan tentang kerusakan jalan tersebut melalui kanal WhatsApp resmi, Customer Service 112 Sidoarjo menyampaikan keterangan yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Menurut keterangan CS 112 Sidoarjo, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai kondisi jalan tersebut.
“Mohon izin menginformasikan dari Dinas PU kalau di jalan tersebut ada pengurukan, sehingga pemeliharaan ikut dengan pihak yang menguruk. Namun tetap dibantu oleh Dinas PU untuk menyampaikan ke pihak terkait, Pak. Demikian kami sampaikan,” tulis CS 112 Sidoarjo dalam pesan resminya.
Keterangan itu mengindikasikan bahwa tanggung jawab pemeliharaan pada titik kerusakan jalan tersebut saat ini melekat pada pihak yang melakukan aktivitas pengurukan. Meski demikian, Dinas PU disebut tetap membantu dalam proses komunikasi dan penyampaian kepada pihak terkait.
Sebelumnya diberitakan, R mengalami luka di bagian kaki dan tubuh setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok lubang di tengah jalur saat arus lalu lintas padat, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Akibat kejadian itu, ia tidak dapat beraktivitas normal selama beberapa hari.
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai siapa pihak yang melakukan pengurukan di lokasi tersebut serta bagaimana mekanisme pengawasan dan jaminan keselamatan bagi pengguna jalan selama proses itu berlangsung.
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara jalan berkewajiban memastikan kondisi jalan laik dan aman bagi pengguna. Situasi ini pun memunculkan pertanyaan lanjutan: jika pemeliharaan “ikut dengan pihak yang menguruk”, sejauh mana pengawasan dilakukan dan siapa yang bertanggung jawab ketika korban sudah berjatuhan?
Pihak media masih terus berupaya mengonfirmasi langsung kepada Dinas PU Kabupaten Sidoarjo serta pihak yang diduga melakukan pengurukan guna memastikan langkah konkret perbaikan dan bentuk pertanggungjawaban terhadap korban.
Hingga berita ini ditayangkan, aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Embong Kali terpantau masih berlangsung seperti biasa, sementara warga berharap perbaikan tidak lagi sekadar janji koordinasi, melainkan tindakan nyata sebelum korban berikutnya kembali berjatuhan.





