Kewenangan Jabatan Dimanfaatkan Menjadi Sindikat Mafia Tanah Di Probolinggo Kecamatan Leces

Ilustrasi mafia tanah berkedok jabatan. (Foto : FR Brilian-news.id)

Probolinggo | Brilian-news.id- Mafia Tanah Di Probolinggo,- Tanah PJKA adalah tanah yang seluruhnya dimiliki oleh negara, dibina oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (DJKA Kemenhub RI) melalui Balai Teknik Perkeretaapian.

Dengan melentangnya jalur kereta api di kecamatan Leces, Oknum mafia tanah mulai berulah menjual sebagian kecil tanah GG atau tidak bertuan, sebagian besar tanah PJKA, dan mereka berhasil memalsukan data dengan bertujuan bisa menerbitkan sertifikat.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang kami himpun, tanah PJKA yang berada di titik koordinat 7°49’58″S 113°13’35″E telah diduga terbit sertifikat dan di jual ke pemilik warung mbak Sri yang juga berada di jalan raya Lumajang-Probolinggo.

Kami awak media Brilian-news.id juga mendapatkan informasi, bahwa tanah tersebut di sertifikatkan dengan nama sala satu istri mantan kepala desa kecamatan Leces kabupaten Probolinggo.

Saat kami mengonfirmasi kepada sala satu aparat desa, beliau menjelaskan, “Tanah tersebut dulu dinamakan istri mantan kepala desa dan sekarang sudah di namakan pembelinya”, jelasnya sembari menunjukkan wajah bingungnya.

Miniatur koruptor (foto : Ferdi Brilian-news.id)

Dengan adanya dugaan kuat sindikat mafia tanah yang menyerobot tanah yang berlokasi 7°49’58″S 113°13’35″E, kami bersama masyarakat meminta pihak terkait segera mengusut tuntas dengan UU undang-undang yang berlaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *