Diduga Anggaran DD 2022 Dimanipulasi di Desa Kareng Kidul

Kantor Desa Kareng kidul kecamatan Wonomerto. (Foto : FR Brilian-News.id)

Brilian-News.id | Probolinggo,-Desa Kareng kidul kecamatan Wonomerto akhir – akhir ini ramai dibicarakan di kalangan teman – teman media terkait dugaan pennyalah gunaan   anggaran DD dana desa 2022.

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten / kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Anggaran DD dana desa 2022 yang diduga disalah gunakan sebagai berikut.

Bacaan Lainnya

Tahap 2, Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan peternakan, kandang, dll.) Jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan (Peningkatan Produktivitas peternak hewan) Rp 90.000.000

Dan di tahap 3, Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa (Pengadaan Buku-buku Bacaan, Honor Penjaga untuk Perpustakaan/Taman Bacaan Desa) Terselenggaranya Operasional Perpustakaan/Taman Bacaan/Sanggar Belajar Lainnya (Pengadaan Buku) Rp 20.000.000.

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa, Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa (Pengadaan alat olahraga) Rp 3.000.000.

Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan peternakan, kandang, dll.) Jumlah alat produksi dan pengolahan peternakan yang diserahkan (Peningkatan Produktivitas peternak hewan) Rp 189.000.000.

Kamis 23 November 2023, kami berusaha menghubungi KADES dan meminta menemui untuk mengonfirmasi terkait penggunaan DD tersebut, saya hari ini banyak agenda mas, nanti saya akan segera menemui sampean”, balas beliau  melalui pesan WA.

Jumat 24 November 2023, KADES juga menjelaskan kepada kami,“ anggaran tahun 2022 saya tidak menganggarkan  dana perpustakaan dll. Kecuali hewani.  Hewani itu saya berikan langsung ke masyarakat”, terangnya.

kami juga mendapat telefon dari Kepala Desa, beliau menjelaskan bahwa data yang kami tanyakan itu semua salah, kami akan segera mengonfirmasi Omspan Kemenkeu kalau data yang diterima tidak sesuai dengan data yang ada di desa.

Dengan adanya dugaan pennyalah gunaan DD dana desa ini, kami selaku awak media brilian-news.id akan terus memantau kinerja aparatur desa Kareng kidul dan kami akan meminta pihak terkait untuk mengaudit ulang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *