Gus Muhdor “Kantor Baru, Semangat Baru”

Brilian°Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah Hanura Jatim menempati kantor baru, Rabu 21 Juni 2023 di Jl. Imam Bonjol 120 yang di kemas dengan acara Khotmil Quran dan di lanjut dengan Ngaji Politik.

Nampak hadir semua pengurus Hanura Jatim dan Ketua-Ketua DPC, serta seluruh Anggota DPR Provinsi Kabupaten Kota se Jawa Timur.

Diawali dengan ucapan _Bismillahirrohmanirrohim_ Kantor DPD Hanura Jatim yang baru kita tempati mulai hari ini, tentu menjadi spirit dan energi baru yang dirasakan oleh semua Kader Hanura Jawa Timur, ucap Gus Muhdor Wakil Ketua DPD Hanura Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Kita semua sangat senang, selain kader Hanura se Jatim acara pada hari ini dihadiri masyarakat setempat, ini menunjukkan Hanura terbuka dan mau bersama-sama Rakyat.

Rangkaian acara pada hari ini adalah langkah awal kita menorehkan sejarah Hanura Jatim akan bangkit, jaya dan menang, imbuhnya.

Aktivis alumni UIN Sunan Ampel ini menambahkan, semoga kita semua mendapatkan keberkahan Khotmil Quran yang dihadiri para Kiyai Kiyai dan doa2 kita semoga terkabul untuk memenangkan Pemilu 2024 akan datang.

Pengamatan tajam dari Abd Chalik pengamat politik, hanura hari ini seperti cabe rawit, walaupun kecil memiliki potensi mengalahkan yang besar besar, saya melihat Hanura saat ini melakukan langkah nyata dan real kepada masyarakat, satu sisi juga dipimpin seorang yang punya kapasitas dan pekerja keras yaitu Pak OSO maka tidak menutup kemungkinan Hanura ini bisa bersaing dengan partai partai menengah untuk mendapatkan kursi dan kembali ke senayan dan tentu saja melalui konsep cabe rawit.

“saya melihat bahwa saat ini Hanura laksana cabe rawit yang memiliki potensi membakar dan sekaligus mengalahkan pedesnya cabe cabe yang hanya besar tetapi tidak memilki kekuatan untuk mendulang suara”, urainya.

Kemudian saya melihat Hanura beberapa bulan terakhir melakukan kerja kerja yang nyata dengan pola mengepung kawasan kawasan yang selama ini tidak banyak di jamah oleh partai partai politik, nah ini cara Hanura untuk mendapatkan suara dan menaikkan suara untuk bisa masuk ke senayan. Papar Dekan Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *