CALEG JATIM 2 PASURUAN – PROBOLINGGO DPR RI PARTAI DEMOKRAT Herniatie Sri Ana M. Cucu Pejuang Probolinggo Siap Menjunjung Kaum Milenial

Legislatif Herniatie Sri Ana M. Dengan nomor 1 DAPIL 2 JATIM. (Foto : Fr Jurnalis)

Brilian-News.idProbolinggo,-Di era kaum milenial mendominasi dalam segala bentuk bidang termasuk dalam membangun bangsa dengan ide-ide yang kreatif serta punya gagasan inovatif, termasuk di kancah politik.

Salah satu dari Partai DEMOKRAT di PASURUAN – PROBOLINGGO dalam menghadapi PILEG tahun 2024, dengan mengusung calon legislatif Herniatie Sri Ana M. Dengan nomor 1 DAPIL 2 JATIM.

Herniatie Sri Ana M. menjadi caleg bisa dikatakan berjiwa milenial, tidak hanya menjadi CALEG berjiwa milenial di partai DEMOKRAT, namun Herniatie Sri Ana M. ini pernah mendamaikan perselisihan kubu besar di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Herniatie Sri Ana M. Adalah cucu dari Panji Soeroso Presiden Sarekat Islam Probolinggo dan Kraksan pada tahun 1915, Menurut beberapa sumber, Soeroso dianggap mampu walau berusia muda. Bersama para pendukungnya di Sarekat Islam, Soeroso berupaya membangun kesadaran nasional dan memperbaiki perekonomian rakyat.

Dua tahun kemudian Soeroso dipilih menjadi anggota Gemeenteraad Probolinggo. Gemeenteraad adalah lembaga perwakilan rakyat kota. Dengan kedudukan ini, Soeroso banyak membela kepentingan rakyat kecil Pada tahun 1921.

Herniatie Sri Ana M mengatakan kepada awak media, “dengan melihat kondisi milenial berpotensi yang melimpah tentu perlu diberdayakan demi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Pasuruan – Probolinggo. Dengan semangat pemuda, mari saling bahu membahu dalam mewujudkan gagasan “Pemuda sukses, Bekerja, Semangat, Pemuda Berkarya, tanpa sambat”, jelasnya sambil menunjukkan wajah semangat.

Harapan adalah semoga terpilih menjadi anggota legislatif, agar masyarakat mempercayai sebagai wakil rakyat, serta bisa membantu pemerintah dalam memberikan sumbangsih pemikiran atau ide-ide baru terhadap kebijakan yang akan dibuat di perlemen nantinya, dan juga mendorong para kaum milenial lainnya untuk terlibat dalam kontes politik pemilu legislatif selanjutnya, baik sebagai caleg maupun sebagai pemilih. Imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *