Satu Milyar lebih Uang Negara Diselamatkan Dan Dikembalikan Kejaksaan Negeri Jombang Dari Penanganan 6 Perkara Korupsi Dan Perpajakan

Brilian ° Jombang – Dalam rentang waktu tahun 2022 seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jombang  telah melakukan penyelidikan 4 perkara, diantaranya penyelidikan penyaluran pupuk bersubsidi kepada kelompok tani di Kecamatan Sumobito pada Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Tahun 2019,yang telah ditingkatkan ke penyidikan dan sedang menunggu hasil audit penghitungan kerugian Negara.

Penyelidikan kegiatan jalan rabat beton di Kabupaten Jombang yang bersumber dari dana Hibah tahun 2021 pada Dinas Perumahan Pemukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur,yang sedang menunggu laporan hasil pemeriksaan ahli konstruksi, dan akan di tingkatkan ke penyidikan di Tahun 2023.

Untuk pembangunan Puskesmas Mojowarno Tahun 2019 pada Dinas Kesehatan,telah ditemukan kekurangan volume senilai Rp.67.000.000,- Sedangkan pada pekerjaan pematangan lahan sentra IKM alumunium Slag Desa Bakalan Kecamatan Sumobito pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jombang Tahun 2020,telah di temukan kekurangan volume senilai Rp.54.604.316,- dan kekurangan tersebut telah di kembalikan ke kas Daerah jombang pada tanggal 22 Agustus 2022, yang bekerja sama dengan APIP dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Jombang.

Sementara dalam penyidikan, Seksi Tindak Pidana  Khusus Kajari Jombang telah melakukan penyidikan 1 Perkara yaitu Dugaan Tindak Pidana korupsi penyaluran pupuk bersubsidi kepada kelompok tani sub sektor Tanaman perkebunan komoditas tebu di Kec. Sumobito pada Dinas Pertanian Kab. Jombang Tahun anggaran 2019, dalam perkembangannya jaksa penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi kurang lebih 72 Orang dari Distributor, pengecer, KUD, Ketua Poktan, PPL Dinas Pertanian, Petani Tebu, Pabrik Gula serta Produsen, dan sedang menunggu hasil audit penghitungan kerugian Negara yang selanjutnya akan di tetapkan tersangka sesuai dengan Alat Bukti dalam proses Penyidikan.

 

Untuk penuntutan Seksi Tindak Pidana Khusus telah melakukan penuntutan 1 Perkara korupsi An. Subarkah, Spd. Selaku sekretaris Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno Kab. Jombang. Dalam proses jual beli tanah milik warga di Desa Grobogan Tahun 2014. Dengan tuntutan pidana 1 (satu) Tahun dan 6 (enam) bulan. Selain melakukan penuntutan tindak pidana korupsi, Seksi Tindak Pidana Khusus juga melakukan penuntutan perkara cukai dan perpajakan kepada :

1. Imam Rofikin bin Nur Adi dengan tuntutan pidana 2 (Dua) Tahun dan 6 Bulan.

2. Arif Irawan bin Samun dengan Tuntutan pidana 2 (Dua) Tahun.

3. Adi Saputra Bin Muhammad Yasin (Alm) dengan Tuntutan pidana 2 (Dua) Tahun dan 6 Enam bulan.

4. Lukman Hidayat Bin Munayat (Alm) masih dalam proses persidangan.

5. Sanuri ( Tindak Pidana Perpajakan) dengan Tuntutan pidana 1 (satu) Tahun.

6. Mohammad Ismail ( Tindak Pidana perpajakan) dengan Tuntutan pidana1 (satu) Tahun.

 

Perihal eksekusi, Seksi Tindak Pidana khusus telah melakukan eksekusi 6 Perkara korupsi diantaranya Ir. H.M. Masykur Affandi, Cucuk Suhardi Bin Riyoto, Subarkah Spd, Maret Yudianto, Solakhudin, Kuseri NS,SP dan eksekusi 4 Perkara Cukai diantaranya Eli Kuswoyo Bin Rusman (Alm),Widiantoro Bin Katimin, Imam Rofikin Bin Nurhadi, arif irawan bin samun, serta eksekusi 2 perkara perpajakan diantaranya sanuri dan mohammad ismail.

 

“Total Rp. 1.118.469.000,- ( satu milyar seratus delapan belas juta empat ratus enam puluh sembilan ribu Rupiah)  kerugian Negara dari 6 Perkara korupsi dan perkara perpajakan yang telah diselamatkan dan dikembalikan Seksi Tindak Pidana Khusus”disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Jombang melalui Kepala Seksi Intelijen Denny Saputra Kurniawan, SH. (29/12/22)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *