AMI Soroti Opening Diskotik Ibiza, Lalai Masukkan Pengunjung Berhijab

Brilian°Surabaya – Diskotik Ibiza yang berada di salah satu pertengahan kota Surabaya dan baru saja buka dalam beberapa hari ini, namun sangat disayangkan, tempat hiburan malam tersebut terkesan abaikan aturan SOP dalam penerimaan pengunjung.

Hal tersebut seperti yang terlihat dalam sebuah cuplikan video, yang memperlihatkan sebuah pemandangan mencolok diantara pengunjung lainya, yakni ada pengunjung wanita berbeda daripada yang lain yaitu menggunakan hijab.

Tentunya melihat dan mendengar hal tersebut, mampu mengundang tuaian dan kritikan keras dari salah satu tokoh kesukuan yakni Aliansi Madura Indonesia (AMI) yang sejatinya tidak rela jika melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan kaidah yang berkaitan dengan nilai norma agama.

Bacaan Lainnya

Hal itulah seperti yang dikemukakan oleh ketua umum Aliansi Madura Indonesia Baihaki Akbar, S.E.,S.H yang terkenal kritik dan kritis yang baru saja usai melaporkan kasus penistaan agama yang telah dilakukan oleh Budi Dalton di Mapolda Jatim.

“Ngawur itu penjaganya, bagaimana dengan sistem manajemennya, kenapa tidak dilarang, saya tidak mempermasalahkan jika ada pengunjung wanita memakai baju minim, namun ini secara tidak langsung membikin gaduh umat muslim, ” tandas Baihaki Akbar saat ditemui di kantornya di jalan Sulawesi no 56 Surabaya (28/11).

Dirinya juga menambahkan, bahwasanya akan segera membuat laporan yang ditujukan kepada Satpol PP dan Kepolisian agar segera mengambil tindakan tegas terhadap pengelola tempat hiburan malam tersebut.

Sementara itu, pasca ramainya video unggahan yang memperlihatkan pengunjung wanita berhijab di Diskotik Ibiza Surabaya, awak media menghubungi E selaku owner dan A selaku manajer tempat hiburan malam tersebut, melalui chat WhatsApp.

Namun saat ditanya perihal hal tersebut, keduanya hanya membaca pesan WhatsApp, bahkan saat dihubungi juga tidak mau mengangkat.

Tidak berselang lama, pihak Ibiza melalui Humasnya berinisial G lantas memberikan klarifikasi atas apa yang menjadi sorotan dari salah satu ormas Aliansi Madura Indonesia.

Dirinya memberikan penjelasan bahwasanya saat itu pengunjung berhijab datang saat pembukaan dan datang dengan tamu undangan, dan itu diluar dugaan dari pihak Manajemen.

“Iya memang ada yang pakai hijab saat hari pertama pembukaan Ibiza, karena hari pertama ada beberapa undangan yang dari beberapa kalangan kolega/rekan management, dan tidak kebagian sofa akhirnya nongkrong di table,” jawab pihak Humas Ibiza melalui WhatsApp.

Saat ditanya apakah hal tersebut diperbolehkan, karena sangatlah tidak elok jika ada pengunjung berhijab memasuki tempat hiburan malam, pihak Humas lantas memberikan keterangan bahwasanya pihak manajemen sudah melarang keras, namun memang mungkin diluar kendali.

“Secara aturan sebenarnya management melarang keras pengunjung menggunakan hijab, tp waktu pembukaan kami juga tidak bisa melarang krn beliau dtng bersama undangan,” imbuh Humas Ibiza.

Dirinya juga menyampaikan, bahwasanya akan segera mengevaluasi permasalahan ini, agar dikemudian hari tidak terulang kembali yang tidak akan memperbolehkan pengunjung berhijab memasuki tempat hiburan malam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *