Menikmati Keindahan 3 Air Terjun di Kabupaten Tegal, Lokasinya di Satu Desa

Salah onyek wisata di Tegal

Brilian•Tegal Jawa Tengah – Kabupaten Tegal memiliki potensi objek wisata curug atau air terjun yang tak kalah eksotis dengan daerah lain. Salah satunya di Desa Cawitali, Kecamatan Bumijawa. Di sana, terdapat beberapa air terjun yang memiliki potensi alam yang indah.

Desa Cawitali memiliki beberapa air terjun, tapi masyarakat tidak banyak tahu. Ada 3 air terjun yang cukup indah. Yaitu Curug Monyet, Air Curug Pengantin dan Curug Sentul.

Berikut ulasannya:
1. Curug Monyet
Curug monyet terletak di Dukuh Gunung Guntur, Desa Cawitali. Dengan ketinggian sekitar 25 meter, curug ini mempunyai kelebihan dengan debit air normal, akses jalan sudah mulai di bangun oleh Pemdes Cawitali.

Kenapa dinamakan Curug Monyet, waktu zaman dulu, tempat itu terkenal menjadi markas atau sarang monyet dan Lutung Jawa. Sejak pasir di sekitar curug sering ditambang, habitat (monyet) sudah mulai berpindah.

Saat inji penambangan pasir sudah ditutup. Kini lokasi tersebut mulai ditanam pohon atau penghijauan oleh para komunitas pecinta alam sekitar. Agar hutan kembali hijau dan monyet monyet bisa kembali lagi ke sekitar curug.

2. Curug Penganten
Lokasi Curug Penganten tidak terlalu jauh dari curug monyet. Jika dari arah Balapulang, pengujung harus berbalik arah, menuju Dukuh Kembang, Desa Cawitali. Curug ini satu jalur ke arah Curug Sentul.

Curug penganten punya kesan eksotis karena mempunyai tiga aliran air terjun. Aliran tersebut tidak terlalu tinggi, dari 2 aliran tersebut tingginya hanya sekitar 10 meter dan aliran yang satunya sekitar 5 meter. Tapi pengunjung akan disuguhi pemandangan yang cantik karena curug pengantin berada di lengkungan batu-batu.

Air terjun yang jatuh menjadi satu kolam ini diapit dinding-dinding batu yang menawa.

Kenapa dinamakan Curug Penganten? Karena ada 2 aliran curug bersebelahan.

3. Curug Sentul
Curug Sentul, terletak di Dukuh Lemahabang, Desa Cawitali. Ketinggian curug ini sekitar 22 meter.

Curug ini agak tersembunyi. Untuk akses menuju lokasi hanya memerlukan sekitar 5 menit jalan kaki menyusuri pemakaman umum, sawah, dan ladang yang miring dan lumayan terjal. Tapi setelah sampai di bawah curug rasa lelah akan terbayar oleh keindahan curug sentul.

Curug yang tidak vertikal ini cukup indah. Bagi yang hobi panjat tebing, climbing atau rappeling, dinding curug yang bagus sering dipakai latihan oleh mereka yang hobi panjat tebing. Apalagi ada lubang yang menyerupai goa di balik dinding air, hal itu menjadikan curug sentul begitu eksotis.

Entah kenapa air terjun ini dinamakan Curug Sentul nama ini sudah turun temurun dikenalkan oleh orang tua tanpa penjelasan kenapa diberi nama Curug Sentul.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *